surat untuk mama...
dear ma,
aku merindukan mamaku setiap hari...merasa selalu membutuhkan nasihat2 nya. membutuhkan semua resep masakannya. Entah firasat atau apa..sebelum mama pergi, mama selalu menyuruhku mengambil bolpen dan buku untuk mencatat semua resep rahasia masakannya yang kadang dengan malas aku mendengarkan dan mencatat semua yang di dikte mama.sekarang begitu aku menyesal karena ternyata masih banyak resep yang belum sempat ku tulis. yang lebih ku sesalkan, tak ada lagi nasehat2 yang bisa ku dengar tentang perkawinan. Baru sebulan aku menikah, mama pergi.
sekarang, ketika aku butuh masukan2 tentang perkawinan aku gak tau harus lari kemana. aku begitu merindukanmu ma. sudah banyak masakan yang ku masak sesuai resep yang kau dikte, tapi rasanya selalu tak sama. aku merindukan masakanmu ma.
aku menyesal hanya sebentar merawat mama waktu sakit, aku menyesal sering mengeluh ketika itu. dan sekarang, semua penyesalan itu tak ada artinya. karena meminta maaf pun aku tak bisa. hukuman dari tuhan adalah merindukanmu seumur hidupku, tak bisa lagi memelukmu, tak bisa lagi tidur di sampingmu sambil bersenda gurau atau bahkan menyanyi bersama. hanya doa yang bisa ku beri untukmu ma. semoga kau tenang disana dan bahagia...maafkan aku ma...i love you 4ever...
0 komentar