Kemarin tiba-tiba pengen makan buah srikaya, akhirnya bertitahlah diriku pada suamiku. Karena aku ratunya jadilah suami pergi beli buah srikaya. Katanya sekilo Rp.5000,- . Jadilah aku sibuk berkutat dengan buah ini, sibuk asik sendiri menikmati manisnya dagingnya dan sibuk memisahkan biji2 nya didalam mulut.
Sambil makan, ingatanku sedikit melayang ke zaman dulu. Zaman waktu aku duduk di bangku SD. Waktu itu, kami tinggal di kamar kontrakan kecil, di depannya ada pohon srikaya yang gak tinggi2 amat, jadi kalau berbuah dengan mudah bisa dipetik. yang asiknya lagi, mama membuat permainan dari biji srikaya. Ya, itulah mamaku, selalu punya cara untuk membuat kami anak2 nya bahagia dan dekat dengannya. Cara bermainnya cukup sederhana.Kami bermain di lantai kamar, dengan arena permainan satu tekel lantai...biji srikaya disebar, dan kami harus memungutnya satu persatu tanpa boleh menyentuh biji srikaya lain yang berdekatan dengan target. Cukup sederhana tapi sangat menyenangkan dan berkesan. Mungkin aku dan kakak ku dulu gak punya barbie atau permainan mahal lainnya, tapi sekarang rasanya bangga bisa bercerita sama suami tentang permainan ini,
Sekali lagi, mama meninggalkan kenangan tak terlupakan di kepalaku. Kenangan tentang buah srikaya, biji srikaya, dan permaianan yang sederhana tapi membahagiakan luar biasa. I love you mom..^^
----che---
